Selasa, 01 April 2014

Langkah-langkah yang harus dilakukan setelah sidang PI (Penulisan Ilmiah) Universitas Gunadarma


     Buat Mahasiswa Gunadarma PI (Penulisan Ilmiah) merupakan syarat wajib untuk kelulusan. Dimana PI (Penulisan Ilmiah) diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar setara Sarjana Muda / D3. Nah biasanya para Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas PI sampai ke tahap sidang, setelah sidang biasanya sering lupa akan tugas tahapan PI selanjutnya, padahal tahapan ini sangatlah penting dan wajib dilakukan tapi entah kenapa ngga sedikit mahasiswa yang suka menunda tahapan ini dengan berbagai macem alasan, padahal tahapan yang mesti dilakukan setelah sidang PI masih banyak lagi, ya mungkin karna ingin beristirahat melepas penat selama pengerjaan PI ~ he he he.. 

     Disini saya ingin berbagi informasi penting untuk Mahasiswa Gunadarma yang telah melakukan sidang PI apa saja yang harus dilakukan selanjutnya :
1. Revisi 
   Setelah sidang PI biasanya akan dapat revisi dari dosen penguji. Segera lakukan revisi lalu datangi dosen penguji nya untuk melakukan revisi. Setelah revisi surat sidang biasanya akan ditanda tangani oleh dosen penguji dan diberi tanda keterangan “LULUS”.
2. Hard Cover
   Setelah acc dengan dosen penguji, hard cover PI sesuai warna fakultas / jurusan.
3. Upload Presentasi Sidang 

   Setelah itu lakukan upload slide presentasi yang berbentuk power point. Jangan lupa, file yang akan diupload harus dalam bentuk pdf. Setelah diupload akan muncul bukti cetak yang harus di print sebagai tanda bukti telah melakukan tahapan Upload presentasi.
4. Minta Cap Perpustakaan
  Bawa bukti upload slide presentasi sidang ke loket perpustakaan untuk distempel. Caranya datang saja ke loket perpustakaan kampus D yang posisi nya berada di depan bank DKI atau loket UM.
5. Tanda Tangan Dosen Pembimbing 
    Setelah itu mintalah tanda tangan dosen pembimbing.
6. Tanda tangan koordinator PI 

    Selanjutnya, bawa PI yang telah ditandatangani dosen pembimbing ke koordinator PI untuk ditandatangani dengan membawa kertas bukti upload yang telah dicap oleh bagian perpustakaan.
7. Tanda Tangan Ketua Jurusan
   Selanjutnya pada tahap ini bawa PI ke ketua jurusan masing-masing. Penulisan nama dan gelar harus benar. Karena jika terjadi kesalahan 1 huruf/tanda baca saja, PI kalian tidak akan ditanda tangani. Periksa dengan teliti nama dosen tersebut sampai ke kata pengantar.
8. Upload Seluruh Bagian Dalam PI 
  Upload seluruh bagian PI dengan file yang terpisah-pisah seperti yang telah ditentukan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan baca di studentsite masing2 tentang petunjuk penulisan ilmiah. Di sana akan diberi tahu file apa saja yang harus kalian buat. Pada upload kali ini, tidak ada ‘cetak bukti’ di studentsite kalian. Pada lembar pengesahan yang sudah ditandatangani wajib discan. Ingat, seluruh file yang diupload harus dalam bentuk pdf.
9.  Verifikasi Ke Perpustakaan
  Setelah selesai upload, datang ke loket perpustakaan dengan membawa PI yang sudah ditantangani lengkap sampai ketua jurusan. Disana PI akan diverifikasi, apabila data sudah lengkap dan benar dengan Upload-an, nanti akan diberi blanko bank DKI sebesar Rp 25.000,00 untuk mengambil sertifikat.
10. Bayar Blanko di Bank DKI 
      Selanjutnya ke bank DKI untuk membayarkan blanko tersebut.
11. Cap Penulisan Ilmiah 
     Setelah membayar ke bank DKI, kembali ke loket perpustakaan untuk mendapatkan cap pada PI dan blanko.
12.  Ambil Sertifikat 
    Setelah itu ambil sertifikat PI/ijazah di D21 dengan membawa blanko yg sudah dicap perpustakaan dan surat sidang yang sudah di acc dosen penguji. Setelah sertifikat diberikan, jangan langsung ditanda tangan. Kalian periksa apakah data sudah benar atau belum. Jika terjadi kesalahan, kalian lapor, dan sertifikat dapat diambil 2 minggu kemudian.

Pengertian Etika Secara Umum Dalam Kehidupan Sehari-hari

     Dalam kehidupan sehari-hari manusia butuh yang namanya pergaulan hidup secara bermasyrakat dengan manusia lainnya dengan beragam perbedaan suku, budaya, dan keyakinan. Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak ragam budaya yang berbeda-beda dari setiap suku daerah yang berbeda pula. Perbedaan itu sendiri justru memberikan kontribusi yang cukup besar pada citra bangsa Indonesia. Kebudayaan dari tiap-tiap suku daerah inilah yang menjadi penyokong dari terciptanya budaya nasional Indonesia.

Selain itu, perbedaan juga akan menyulut terjadinya sebuah konflik jika para pelakunya tidak dapat mengendalikan emosi mereka masing-masing. Maka dari itu dibutuhkanlah suatu sistem pengatuaran dalam pergaulan agar sesama manusia menjadi saling menghormati yang dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita.


     PENGERTIAN ETIKA

   Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah "Ethos", yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu "Mos" dan dalam bentuk jamaknya "Mores", yang berati juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dalam bentuk melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral dan moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan. Sedangkan Etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu : Susila (Sanskerta) lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik (su). Akhlak (Arab), berati moral, dan etika berati ilmu akhlak.

   Etika menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini:


- Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

- Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

- Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

     TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA

    Tujuan mempelajari etika adalah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karna etika sangatlah penting untuk diterapkan dalam membentuk suatu moral yang baik. Sebagai modal utama terciptanya moralitas kehidupan diri yang akan tercipta dalam bergaul dikehidupan masyarakat. Dengan etika baik maka akan mencerminkan perilaku yang baik, sebaliknya apabila etika buruk maka akan mencerminkan perilaku yang buruk. Selain itu etika juga dapat membuat orang lebih bertanggung jawab dan responsif. Berikut beberapa contoh tujuan mempelajari etika itu sendiri :

1. Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruknya perilaku atau tindakan manusia dalam suatu waktu tertentu.

2. Sebagai arahan untuk bersikap kritis dan rasional dalam mengambil suatu keputusan dalam kehidupan bermasyarakat demi terciptanya suasana yang harmonis, damai, dan sejahtera.

3. Sebagai ajakan untuk hidup lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat.

     PENERAPAN ETIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

   Contoh-contoh penerapan etika dalam kehidupan sehari-hari :
    1.    Berkata jujur
    2.    Bersikap dewasa dalam menghadapi masalah
    3.    Ramah dalam berkomunikasi
    4.    Menggunakan panggilan / sebutan orang dengan baik
    5.    Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien
    6.    Tidak mudah emosi / emosional
    7.    Berinisiatif sebagai pembuka dialog
    8.    Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
    9.    Menggunakan pakaian yang sesuai dengan norma kesopanan
    10   Bertingkah laku yang baik

    Reference : http://id.wikipedia.org/wiki/Etika
                      http://10menit.wordpress.com/tugas-kuliah/pengertian-etika/

Selasa, 04 Februari 2014

MENGGUNAKAN GOOGLE SECARA BIJAK DAN TIDAK MENGUNDER ESTIMATE KEMAMPUAN SENDIRI

  Seiring berkembang nya waktu dalam perkembangan teknologi yang terus meningkat, saat ini kita dimudahkan dalam melakukan segala hal yang kita inginkan dengan Internet kapan saja dan dimana saja melalui teknologi yang kita miliki. Melalui Internet ini pula kita pasti tidak asing lagi dengan yang namanya 'Google' yap melalui si mesin pencari pintar atau biasa dikenal dengan Search Engine ini kita diberikan suatu layanan kemudahan dalam berselancar didalam dunia maya. Mulai dari pencarian alamat web, gambar, maps, dan tentu nya informasi menarik serta topik-topik lainnya yang sedang trending saat ini. Akan tetapi tanpa disadari saat ini dampak yang dihasilkan dari kemudahan yang diberikan 'Google' kadang membuat diri ini lupa akan kemampuan diri sendiri. Gimana ngga lupa sama kemampuan diri sendiri, hanya dengan mengetikan keyword di google dalam sekejap kita bisa disuguhkan dengan puluhan bahkan ratusan lebih hasil yang bersangkutan dengan keyword yang kita ketik, beda cerita nya di kehidupan dunia nyata kadang untuk menemukan sesuatu informasi yang kita butuhkan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari lebih dari satu informasi. Nah dari kebiasaan ini lah yang jadinya tanpa disadari membuat kita Mengunder-estimate kemampuan diri sendiri. Contoh nya seperti pelajar atau mahasiswa yang mendapat tugas, untuk menghemat waktu dan biaya dengan bermodalkan teknologi saat ini dengan internet tinggal buka google lalu ketikan keyword mereka bisa mendapatkan hasil dengan cepat dengan cara Copy-Paste. Padahal jelas melakukan pengcopyan tanpa izin di dunia maya juga terdapat UU ITE nya. Mungkin untuk sebagai refersensi boleh saja memanfaatkan google secara positif, tapi untuk mengcopy secara utuh sebaik nya jangan, selain karena melanggar hukum itu akan membuat diri semakin tidak percaya dalam mengembangkan potensi diri.

sumber : ----- ( Hasil tulisan sendiri :) )

Jumat, 03 Januari 2014

ETIKA PENGGUNAAN MESIN PENCARI DI INTERNET DALAM MEMBUAT TUGAS PENULISAN



     Dalam perkembangan teknologi saat ini siapa yang tidak mengenal Search Engine / Mesin Pencari, di era kemajuan teknologi saat ini hampir semua orang, setiap hari, setiap saat mengakses Internet dan melakukan pencarian melalui mesin pencari internet, entah untuk pekerjaan, tugas, atau sekedar iseng mencari sesuatu yang dibutuhkan. 
    Karena melalui fasilitas mesin pencari ini kita dapat memperoleh suatu informasi dari berbagai dunia hanya dalam sekejap, cukup memasukkan keyword / kata kunci maka mesin pencari ini akan menampilkan hasil dari kata kunci tersebut.
   Akan tetapi se-iring berjalannya waktu saat ini, dengan mudah nya mengakses internet kapan pun, dimana pun bisa menggunakan mesin pencari melalui smartphone atau pc, membuat orang-orang jadi melalaikan etika penggunaan mesin pencari ini seperti melakukan pembajakan dan plagiarisme, padahal di Indonesia jelas sudah diterapkan dalam bentuk UU ITE, salah satu bunyi UU ITE pasal 3 disebutkan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektonik dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, iktikad baik dan kebebasan memilih teknologi atau netral teknologi. Pasal 4 juga menyebutkan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Elektronik dilaksanakan dengan tujuan untuk:

a. mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia;

b. mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka meningkatkan     kesejahteraan masyarakat;

c. meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik;

    d. membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi seoptimal mungkin dan   bertanggung jawab;

e. memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi;

       Maka dari itu sebagai seorang pelajar yang sudah mengetahui isi dari UU ITE baiknya kita menerapkan hal ini dalam kehidupan sehari-hari kita dalam pemanfaatan mesin pencari, dimulai dengan cara kita memanfaatkan suatu tulisan berupa informasi yang didapatkan di mesin pencari tidak untuk dijiplak copy-paste secara utuh, kita boleh saja menggunakan informasi tersebut akan tetapi harus mencantumkan sumber yang didapat dalam informasi mesin pencari. Dengan begitu secara tidak langsung kita akan mendapatakan ilmu tambahan dalam menyunting informasi tersebut.

      Source




Minggu, 03 November 2013

ETIKA KOMUNIKASI DI DUNIA MAYA



      Sebagai mahluk sosial pelaku internet memiliki kode etik universal sebagai acuan dalam menjaga perilaku dan kehormatan dalam pergaulan komunitas dunia maya. Setiap lingkungan punya nilai etika tersendiri dan tidak ada nilai baku yang berlaku identik, tiap orang dapat memiliki interprestasi yang berbeda terhadap prinsip yang disepakati. 
      Internetan juga ada etikanya, yaitu etika komunikasi di internet yang disebut “netiket” (netiquette). Ada sopan-santun dalam berkomunikasi di internet sebagai “adab pergaulan di dunia maya”. Dalam literatur komunikasi kita mengenal etika komunikasi.Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan etika sebagai “ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)”.
   Pada dasarnya netiquette merupakan panduan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di lingkungan Internet. Dengan mematuhi peraturan ini, maka akan sangat bermanfaat dan membantu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain.
    Secara umum siapapun yang merasa menjadi bagian dari suatu komunitas di internet wajib untuk mematuhi kode etik yang berlaku di lingkungan tersebut. Sebenarnya netiquette adalah hal yang umum dan biasa, sama halnya dengan aturan-aturan biasa ketika kita memasuki komunitas umum dimana informasi sangat banyak dan terbuka. 

Etika Komunikasi di Dunia Maya atau Peraturan Inti Etika Berinternet (netiquette/netiket)

1. Remember the human. Jangan lupa, orang yang membaca email atau posting Anda adalah manusia juga yang punya perasaan –bisa tersinggung atau sakit hati. Jadi, jangan menyakiti hati orang lain. Jangan kirim email atau posting yang sekiranya mempermalukan.

2. Adhere to the same standards of behavior online that you follow in real life. Standar etika komunikasi internet sama saja dengan etika komunikasi di dunia nyata, seperti etis, menghargai pendapat orang lain, dan jangan dan melanggar hukum (breaking the law is bad Netiquette).

3. Know where you are in cyberspace. Setiap situs atau forum online biasanya punya aturan main. Maka, taati aturan itu. Baca dulu aturan sebelum gabung. “Intai dulu sebelum melompat” (Lurk before you leap). Sadari Anda ada di forum apa dan bagaimana.

4. Respect other people’s time and bandwidth. Posting pesan yang sesuai dengan grup diskusi. Jangan ajukan pertanyaan bodoh. Baca dokumen FAQ (Frequently Asked Questions) atau “Yang Sering Ditanyakan” (YSD). Jangan posting hal yang sekiranya sudah diketahui anggota grup (don’t waste expert readers’ time by posting basic information).

Jika Anda tidak setuju dengan sebuah forum online, jangan buang waktu dengan “menggugat” mereka. Tinggalkan saja! (If you disagree with the premise of a particular discussion group, don’t waste the time and bandwidth of the members by telling them how stupid they are. Just stay away).

5. Make yourself look good online. Cek grammar dan ejaan (tata bahasa) sebelum posting. Pahami yang Anda katakan dan pastikan ia masuk akal. Know what you’re talking about and make sense.

6. Share expert knowledge. Bagi pengetahuan dan wawasan Anda.Sedekah ilmu! Jawab pertanyaan yang ada jika Anda tahu.

7. Help keep flame wars under control. Kendalikan emosi Anda! Jangan posting apa pun dalam keadaan marah! Jangan posting atau kirim komentar yang bernada amarah tinggi! Ada pepatah: Sesuatu yang di mulai dengan rasa marah akan menghasilkan penyesalan. Jangan ragu minta maaf jika Anda keliru atau menginggung perasaan orang lain.

8. Respect other people’s privacy. Hargai privasi orang. Jangan baca email, pesan, atau inboks pribadi orang lain. Don’t read other people’s private email.

9. Don’t abuse your power. Jangan menyalahgunakan kekuasaan. Jangan korupsi! Makin besar kekuasaan yang Anda mikiki, kian penting bagaimana menggunakannya. The more power you have, the more important it is that you use it well.

10. Be forgiving of other people’s mistakes. Jika orang lain salah, maafin aja….!
Kepatuhan atau pelanggaran atas netiket di atas akan menjadi cermin beradab-tidaknya seseorang di dunia maya, mukin juga sekaligus cermin moralitas dan perilakunya di dunia nyata.

Kamis, 13 Juni 2013

Kutipan Langsung Dan Tidak Langsung

* Kutipan Langsung


 “Pustaka Java berisi ribuan (lebih dari 5000) kelas beraneka ragam keampuhan. Kekayaan ini merupakan kandungan tersembunyi bahwa penggunaannya dapat menghemat ratusan jam kerja. Keampuhan ini hanya dapat dimanfaatkan bila kita rajin mencoba. Sebelum membuat solusi sendiri, coba eksplorasi pustaka bahasa, mungkin telah diselesaikan” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 37-38).

* Kutipan Tidak Langung

     "Bahasa Java tidak lagi hanya untuk pemanis di web sebagai applet yang membikin Duke berdansa. Java adalah kakas, tetap hanya perangkat, bagaimanapun tetap hanya orang hebat yang dapat memberi arti penting kakas seperti dikatakan James Gosling, tokoh terpenting di Java : “All along, the language was a tool, not the end”’. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 7-8).


sumber :


      

Kamis, 02 Mei 2013

Arti bahasa asing yang biasa digunakan dalam sebuah artikel / jurnal mengenai aplikasi Flash


Artikel mengenai Multimedia aplikasi software Macromedia Flash..
http://aikinachakyu.blogspot.com/2013/04/perangkat-lunak-authoring-multimedia_2686.html

Kata-kata yang menggunakan Bahasa Inggris dalam Artikel tersebut :
  • Web = Halaman
  • Code = Kode
  • Movie = Film
  • Extension = Ekstensi
  • ActionScript = Bahasa Pemograman
  • E-card = Kartu Elektronik
  • Form = Lembar
  • Game = Permainan
  • Software = Perangkat Lunak
  • Banner = Tulisan yang disertai gambar
  • Platform = Tampilan
  • Tools = Peralatan
  • Browser = Alat Pencarian dalam Internet
  • Window = Jendela
  • Timeline = Tampilan
  • Text = Teks
  • Vektor = Intruksi Matematis
  • Output = Keluaran
  • Plugin = Dihubungkan
  • Stage = Objek yang dipakai